Command "screen"
sebenarnya ini bukan tulisan khusus untuk Slackware. Tapi ini tulisan umum untuk pemakai Linux
command 'screen', salah satu tools yang sangat menarik untuk di dalami, apalagi untuk pemakai linux yang senang atau harus melakukan remote ke suatu mesin baik itu via ssh ataupun telnet.
Tulisan tentang screen berikut ini merupakan sebagian kecil dari kemampuan screen itu sendiri, isinya hanya untuk keperluan sendiri saja. Dari man screen saja jumlah barisnya sebanyak 2991 saya yakin masih banyak yang bisa di gali dari sana.
kenapa pakai screen ?
Server / mesin linux tanpa keyboard dan monitor pasti sering kita lihat. Nah bagaimana melakukan administrasi di mesin tersebut? tentu lewat remote kan? baik itu via ssh ataupun telnet.
satu saat pasti kita butuh melakukan proses yang kontinyu dalam satu atau lebih sesi remote, misalkan kompilasi kernel di mesin remote tersebut. :D.
Pada saat kompilasi kernel, apabila tidak terjadi masalah dengan komputer yang kita gunakan untuk melakukan remote tentu tidak ada masalah.
Tapi apa yang akan terjadi jika pada saat kompilasi kernel tiba2 listrik padam, koneksi network terputus, atau tanpa sengaja keluar dari aplikasi untuk remote??? ....
Tentu saja proses kompilasi kernel di mesin remote tersebut akan berhenti. dan solusinya cuma satu ... mengulang kembali prosesnya.
Disinilah screen dibutuhkan. Screen akan menyimpan sesi tersebut dan screen yang kita buat bisa kita panggil/tampilkan pada saat dibutuhkan. Silahkan baca "description" screen dari 'man screen' untuk keterangan lebih lengkap.
syntax screen
berikut perintah-perintah yang sering saya gunakan dengan 'screen' :
catatan : yang diawali tanda # merupakan perintah-nya sedangkan yang berada dalam tanda "", merupakan deskripsi singkat dari perintah tersebut.
------------------------------------------
# screen -S amad
" ini untuk bikin screen dengan nama 'amad' ... nama screen nanti ini akan memudahkan kita untuk menampilkan screen-nya"
#screen -ls
"untuk menampilkan screen yang sedang running"
# screen -r
"untuk reattach / resume ke screen yang sedang jalan"
# screen -r
"jika ada dua nama screen yang identik atau hampir sama gunakan command ini. bisa didapat dari perintah screen -ls atau ps -axf | grep SCREEN
#ctrl+a d
"deattach ; jika didalam screen dan ingin keluar dari screen sedang
proses di screen masih tetap jalan... untuk kembali ke screen tsb..
cukup 'screen -r '"
#exit
"di dalam screen dan ingin mengakhiri sesi screen" atau sama dengan
"killall screen"
--------------------------------------
perintah-perintah diatas yang sering saya jalankan sewaktu melakukan remote ke mesin linux dan memerlukan session remote yang berlangsung lama.
biasanya saya lakukan untuk membackup data dengan rsync, Download sesuatu dengan wget dll.
last but not least
Tentu saja screen bukan satu-satunya tools untuk keperluan tersebut. tapi silahkan digunakan sesuai keperluan atau kalau diperlukan. salah satu contohnya, wget punya option '-b' untuk backgrounding process, atau '&' atau kombinasi antara 'fg' dan 'bg'.
Tools di linux sangat banyak dan beragam, the man behind the keyboard -lah yang akhirnya memutuskan apa yang mesti digunakan.
mohon maaf jika ada tulisan yang salah ... dan CMIIW.
Makassar,
22.05.2007 15:48 (menurut display di Siemens ME45-ku)
AMad
amad(at)makassar-slackers.org
- amad's blog
- Login or register to post comments



nice tool
Dari tulisannnya sepertinya menarik , cuma masih ada yang tidak di jelaskan misalnya gimana membuat koneksi ke suatu mesin tertentu (jangan bilang man screen, itumi gunanya komeng). misalnya pengen meremote mesin dengan ip 192.168.1.1.
nice tool
iyo .. btul, nanti baru sy edit-edit lagi .....
kalau man screen pasti mi tidak ada .. :))
tapi baca2 lagi .. tulisannya kan tentang screen.
jangan mi deh ...
nanti pi ada yang bikin lagi tentang 'ssh' atau 'telnet'
tq