Not friendly with MSIE  

Waktu Makassar

Navigation

User login

Di Dukung Oleh :


Universitas Negeri Makassar
Universitas Negeri Makassar


Balai Diklat Keuangan VI Makassar
Balai Diklat Keuangan Makassar
We recommend GNU Linux for Government

Mailing List

Google Groups
Subscribe to Makassar Slackers
Email:
Visit this group

Ads by PPCIndo

Recent comments

Salut dengan HP Service Center

Baru-baru ini, ada masalah dengan laptop kantorku merk HP Pavilion dv2000 yang merupakan hibah dari kantor pusat di Jakarta. Masalahnya display tidak menampilkan gambar melainkan desktop putih dan bergaris-garis warna-warni sejak awal laptop menyala (sebelum bios). Perkiraan saya adalah masalah hardware VGA. Biasanya kalau laptop itu chipset vga-nya melekat pada mainboard, so.. perkiraan mungkin mainboardnya yang harus diganti. Berarti biayanya tidak mungkin sedikit:((

Masalahnya juga... laptop tersebut dibeli di Jakarta sekitar bulan Oktober 2007 (sesuai dengan segel garansi yang tertempel di panel bawahnya), jangankan kartu garansi, driver for windows vistanya aja tidak ada :), so... pikir saya, pasti nich terpaksa kantor harus keluarkan biaya lokal. Setelah dibicarakan dengan bendahara dan disetujui resikonya, akhirnya dibawa ke service center HP di Makassar. Pasrah tidak dapat garansi tidak masalah, yang penting laptop bisa kembali bagus dan dapat digunakan lagi.

Setelah sampai di service center tersebut, ternyata mereka catat nomor seri laptop tsb dan dibilang mau dicek dulu ke database yang ada di kantor cabangnya di Jakarta apakah masih garansi atau tidak. Sama sekali mereka tidak menanyakan kartu garansi. Kami disuruh menunggu barang 1 s.d. 2 hari untuk dikonfirmasi kembali bila ada alat yang harus dibeli.

Waktu berjalan terus sampai tidak terasa telah 1 minggu berlalu dan tidak ada konfirmasi. Akhirnya kami mencoba menelpon ke service center tsb. Kaget kami bahwa ada informasi yang kami takutkan ternyata benar, yaitu harus mengganti mainboard. But... ternyata yang juga mengagetkan lagi, laptop tersebut ternyata masih digaransi ! so... tidak ada biaya sepeserpun untuk mengganti mainboard tersebut termasuk ongkos kirimnya. Mereka hanya minta waktu sekitar 2 hari untuk menyelesaikan perkejaan penggantian tersebut karena waktu konfirmasi ternyata hari sabtu.

Wow ! Betul setelah 2 hari sejak konfirmasi itu, kami datang mengambil laptop itu. Alhamdulillah... mereka benar-benar tidak meminta uang sepeserpun. Dan katanya itu memang masih dalam masa garansi walaupun kami tidak mempunyai kartu garansinya, garansi tidak dengan sendirinya gugur.
Itulah yang membuat saya salut kepada pihak vendor HP (Hewlet Packard). Padahal teman saya pernah ke service center untuk laptop yang lain (bukan HP) karena kerusakan LCD monitornya, walaupun masih dalam garansi, teknisinya menyatakan bahwa kerusakan itu disebabkan karena laptop sudah diinstall Linux, jadi mereka tidak bertanggung jawab. Lho ? Itu khan alasan mengada-ada.

Yah... ini bukan advertisement sich.. hanya sudah selayaknya prestasi seperti itu harus diapresiasi, walaupun hanya dengan pujian. Jangan cuman mencela bila dikecewakan, namun juga hargai bila kita terpuaskan. Betul-betul rasa kagumku melihat pelayanan yang begitu baik, jadi tidak ragu membeli barang dengan jaminan yang memuaskan seperti itu. Seharusnya seluruh peralatan seperti laptop dan elektronik lainnya tidak usah menyertakan kartu garansi yang harus dibawa konsumen untuk diperlihatkan. Cukup dengan nomor seri sudah bisa dilakukan checking. Yah.. mudah-mudahan semakin banyak vendor yang menerapkan pelayanan seperti itu atau lebih baik lagi.

Salam,
denic